Quintana, Contador Dan Nibali Rindu Pergerakan Bahaya dari Rui Costa

Rui Costa (UAE Team Emirates) mengungguli bintang Grand Tour terbesar untuk meraih kemenangan dan memimpin balapan di etape tiga Tour Abu Dhabi 2017 pada hari Sabtu.

Etape yang menentukan tampilan satu-satunya untuk pendakian balapan empat hari: dengan jarak  11km Jebel Hafeet datang di akhir etape.

Diharapkan bahwa kemenangan tersebut bisa terjadi dari orang-orang seperti Nairo Quintana (Movistar), Alberto Contador (Trek-Segafredo), Fabio Aru (Astana) atau Vincenzo Nibali (Bahrain-Merida), namun pada akhirnya bintang-bintang besar tampak lebih peduli. satu sama lain selain meraih kemenangan panggung dan berpotensi meraih kemenangan secara keseluruhan.

Itu bukan untuk mengurangi mantan juara dunia Costa, yang bergabung dengan Ilnur Zakarin dari Rusia (Katusha-Alpecin) untuk mengikuti kemenangan dengan tampil kuat saat naik.

Costa sekarang memimpin balapan empat detik di depan Zakarin dengan hanya satu, panggung datar untuk pergi – dan menghalangi bencana, harus menutup kemenangan pada hari Minggu.

Hari dimulai dengan sebuah kelompok empat orang melepaskan diri dari peloton hampir saat bendera turun.

Simone Andreetta (Bardiani), Pavel Brutt (Gazprom-Rusvelo), Stephen Clancy (Novo Nordisk) dan Alan Marangoni (Nippo-Vini Fantini) mempertahankan jarak antara tiga sampai empat menit untuk sebagian besar panggung.

Dengan 175km pertama panggung berjalan di jalan padang pasir datar sebelum pendakian terakhir 11km Jebel Hafeet, jeda tidak ada masalah untuk tetap bersama.

Namun, saat balapan mendekati 30km terakhir, tim pesaing GC mulai mengerumuni di dekat bagian depan kelompok tersebut dan tangkapannya dibuat dengan jarak 14km.

Seiring gerombolan itu menabrak kaki pendakian terjal, mantan pemimpin lomba dan juara satu Mark Cavendish (Data Dimensi) adalah salah satu yang pertama turun.

Quintana menguji saingannya lebih awal, melakukan akselerasi dengan jarak tempuh 9,3km. Pada etape awal, langkah mengejutkan Kolombia menciptakan sedikit kepanikan di antara para pesaingnya, dan peloton itu mulai terpecah-pecah.

Quintana kemudian masuk kembali ke dalam kelompok itu, dan ada jeda dalam aksinya sampai Costa memotong bagian depan dengan jarak 7km. Dia kemudian bergabung dengan Zakarin, dan duo tersebut membuka celah signifikan lebih dari 20 detik.

Tom Dumoulin (Team Sunweb) melakukan pengejaran yang berkomitmen  agen taruhan bola terpercaya saat mereka menuju bagian pendakian paling curam 11 per sen, namun tidak dapat menangkap kedua pemimpin tersebut.

Di belakang, Quintana, Contador, Bauke Mollema (Trek-Segafredo), Romain Bardet (Ag2r) dan Julian Alaphilippe (Langkah Cepat) semuanya melakukan serangan namun tidak berhasil dalam mengejar para pemimpin.

Costa menjatuhkan Zakarin ke arah garis untuk meraih kemenangan, dengan Dumoulin menetap di posisi ketiga. Quintana finis di posisi 10 di posisi 58 detik.

2017 Abu Dhabi Tour diakhiri dengan sebuah panggung pendek pada hari Minggu di sekitar sirkuit F1 Yas Marina. Ini berjanji akan menjadi hari lain bagi para pelari, dan kesempatan untuk melihat pertarungan terakhir antara Cavendish, Marcel Kittel (Langkah Cepat), Caleb Ewan (Orica-Scott) dan André Greipel (Lotto-Soudal).

 

 

Hasil

Abu Dhabi Tour 2017, etape ketiga: Al Ain ke Jebel Hafeet, 186km

  1. Tim Rui Costa (Por) UAE Emirates, di 4-34-08
  2. Ilnur Zakarin (Rus) Katusha-Alpecin, pada saat bersamaan
  3. Tom Dumoulin (Ned) Team Sunweb, pada 10 detik
  4. Bauke Mollema (Ned) trek-Segafredo, pada 28 dtk
  5. Lantai Cepat Julian Alaphilippe (Fra), pada 46 detik
  6. Fabio Aru (Ita) Astana
  7. Rafal Majka (Pol) Bora-Hansgrohe
  8. George Bennett (NZL) LottoNL-Jumbo
  9. Domenico Pozzovivo (Ita) Ag2r, pada saat bersamaan
  10. Nairo Quintana (Kol) Movistar, pada usia 58 detik

 

Klasifikasi umum setelah etape ketiga

  1. Rui Costa (Por) Tim UEA Emirates
  2. Ilnur Zakarin (Rus) Katusha-Alpecin, pada usia 4 detik
  3. Tom Dumoulin (Ned) Team Sunweb, pada usia 16 detik
  4. Bauke Mollema (Ned) Trek-Segafredo, pada usia 38 detik
  5. Rafal Majka (Pol) Bora-Hansgrohe, pada usia 56 detik
  6. George Bennett (NZL) LottoNL-Jumbo, pada usia 56 detik
  7. Fabio Aru (Ita) Astana, pada usia 56 detik
  8. Domenico Pozzovivo (Ita) Ag2r, pada usia 56 detik
  9. Lantai Cepat Julian Alaphilippe (Fra), pada usia 56 detik
  10. Romain Bardet (Fra) Ag2r, di 1-08
Prediksi Bola Togel Singapura